Waktu Pembangunan Puskesmas di Perbatasan RI-PNG Diperpanjang

Waktu Pembangunan Puskesmas di Perbatasan RI-PNG Diperpanjang

Kepala Dinas Kesehatan Merauke, Adolf Bolang

Metro Merauke – Pembangunan empat puskesmas di Distrik Sota, Naukenjerai, Ulilin dan Bupul, Kabupaten Merauke, Papua yang merupakan wilayah perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), diperpanjang selama 50 hari kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Adolf Bolang mengatakan, langkah ini diambil, lantaran proses pembangunan belum rampung hingga akhir 2017 lalu.

“Khusus Puskesmas Sota dan Naukenjerai, dari laporan pengawas lapangan, pekerjaan sudah mencapai 70 persen. Sedangkan dua puskesmas lain, baru mencapai 50 persen,” kata Bolang, Rabu (31/01).

Menurutnya, jika selama masa perpanjangan pengerjaan dan bangunan puskesma tak kunjung diselesaikan, ada sanksi yang diberikan kepada kontraktor, mulai dari pemutusan kontrak sampai kepada black list.

Namun lanjut dia, ada kondisi tertentu yang harus diperhatikan sesuai kemampuan keuangan daerah, karena pertauran Menteri Keuangan RI, tak ada transferan dana dari pusat.

“Saya telah bersurat kepada Bapak Bupati Merauke, Frederikus Gebze agar dilakukan audit terhadap pekerjaan proyek, sehingga tidak salah ketika ada keputusan diambil,” ujarnya.

Menurutnya, anggaran pembangunan empat puskesmas itu berkisar Rp36 miliar. Tiap puskesmas, mendapat alokasi anggaran senilai Rp7 miliar.

“Sumber anggaran berasal dari dana alokasi khusus (DAK). Kami berharap pekerjaan dapat diselesaikan setelah ada perpanjangan waktu,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement