Masyarakat Merauke Diingatkan Waspadai Cuaca Ekstrim

Masyarakat Merauke Diingatkan Waspadai Cuaca Ekstrim

Ilustrasi air laut pasang di Pantai Lampu Satu Merauke, Papua

Metro Merauke – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Merauke, Papua mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat, akan adanya gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Bagian Prakirawan Cuaca BMKG Merauke, Yunita mengatakan, masyarakat perlu waspada terhadap perubahan alam seperti sekarang ini.

Kondisi cuaca ekstrim beberapa hari terakhir, dipengaruhi tekanan udara rendah di Australia bagian utara dan sebalah tenggara Papua Nugini (PNG), yang mengakibatkan masa udara dari belahan bumi bagian utara, bergerak ke area tekanan rendah itu, sehingga menyebabkan masa udara terkumpul di wilayah Papua bagian selatan.

“Hal itu menyebakan angin di wilayah Papua selatan semakin kencang, dan cuaca buruk yang berpotensi hujan lebat disertai gelombang tinggi,” kata Yunita, Minggu (28/01).

Katanya, BMKG mencatat, kini tinggi gelombang di perairan Yos Sudarso berkisar 1-2,50 meter dan laut Arafuru bagian timur mencapai 1,50-3,50 meter. Masyarakat dan kapal yang melintas diimbau tetap waspada dan siaga, terutama nelayan tradisional yang beroperasi di perairan Arafuru.

“Diperkirakan cuaca ekstrim masih akan terjadi tiga hingga tujuh hari ke depan. Masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan peningkatan tinggi gelombang, akibat cuaca buruk dan angin kencang,” ujarnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement