Pascabanjir, Kadis P dan K Warning Guru Kembali ke Waan

Pascabanjir, Kadis P dan K Warning Guru Kembali ke Waan

Kondisi perumahan warga di Distrik Waan yang terendam banjir beberapa waktu lalu

Metro Merauke – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Merauke, Papua, Felix Liem Gebze warning para guru, segera kembali ke Distrik Waan, pascabanjir rob atau air laut pasang yang menggenangi daerah itu, beberapa pekan sebelumnya.

Menurutnya, ketika banjir, air tidak hanya menggenangi permukiman dan lahan perkebunan warga lima kampung, juga merendam sejumlah sekolah, sehingga siswa diliburkan.

“Kondisi itu menyebabkan proses belajar-mengajar terhambat. Meski sekolah dibangun bertingkat, tapi air dapat masuk dan menggenangi ruang belajar,” katanya, Rabu (24/01).

Banjir lanjut dia, juga menyebabkan sejumlah siswa sakit. “Untuk masalah kesehatan, dinas terkait yang lebih berperan. Namun hal lain penyebab proses pendidikan belum berjalan, karena semua guru belum kembali ke tempat tugas,” ucapnya.

Katanya, supaya proses belajar-mengajar kembali normal di Waan, ia telah mengingatkan tenaga pendidik segera kembali bertugas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap memberikan sanksi tegas terhadap guru yang lalai dalam melaksanakan tugas.

“Beberapa sekolah yang daerahnya paling parah dilanda banjir belum dapat beroperasi, karena sebagian siswanya sakit pascabanjir,” ujarnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement