Ana Mahuze: Butuh Kesabaran Merangkul Anak Aibon

Ana Mahuze: Butuh Kesabaran Merangkul Anak Aibon

Puluhan anak aibon yang sedang antre menjalani pemeriksaan kesehatan

Metro Merauke – Ketua Komisi Kesehatan Keuskupan Agung Merauke, Papua, Ana Mahuze mengatakan, butuh kesabaran untuk merangkul anak yang menjadi pecandu penghirup lem merk aibon.

Manurutnya, ini disebabkan karena anak-anak ini datang dari latar belakang keluarga yang berbeda.

“Selama 2015 hingga 2016, saya melakukan penelitian khusus, mencari tahu penyebab hingga anak-anak tersebut, banyak menghabiskan waktu di jalan, menghirup lem aibon,” katanya kepada Metro Merauke, Rabu (24/01).

Katanya, dari penelitian itu ia menyimpulkan, penyebab utama karena kurangnya kasih sayang orang tua. Akibatnya, anak-anak memilih keluar rumah, bermain bersama dan melakukan aktivitas lain bersama teman mereka.

“Saya juga menemukan orang tua anak-anak itu sudah tidak tinggal bersama. Ini juga menjadi salah satu pemicu, sehingga anak-anak lebih banyak berada di jalan,” ucapnya.

Ia mengatakan, ketika pihaknya melakukan pendataan tahun lalu, tercatat ada sebanyak 47 anak aibon. Untuk tahun ini pendataan belum dilakukan, sehingga belum diketahui apakah ada peningkatan jumlah anak atau berkurang. (LKF/Arjuna)

Advertisement