2 Ledakan Bom Mobil Tewaskan 22 Orang di Benghazi Libya

2 Ledakan Bom Mobil Tewaskan 22 Orang di Benghazi Libya

Foto: Google

Metro Merauke – Ledakan dua bom mobil di kota Benghazi, Libya menewaskan sedikitnya 22 orang. Puluhan orang lainnya luka-luka dalam serangan bom kembar tersebut.

Juru bicara rumah sakit al-Jala di Benghazi, jumlah korban jiwa masih bisa bertambah.

Sumber keamanan mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/1), sebuah mobil berisi bahan peledak meledak di depan sebuah masjid di kawasan Al-Sleimani. Kemudian bom mobil kedua meledak sekitar 30 menit kemudian di area yang sama. Korban jiwa pun meningkat di kalangan warga sipil dan pasukan keamanan.

Sejauh ini belum ada kelompok maupun pihak manapun yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil tersebut.

Libya telah dilanda kekacauan sejak pergolakan tahun 2011 yang menggulingkan dan menewaskan diktator Muammar Khadafi. Dua otoritas yang berseteru dan kelompok-kelompok milisi berperang untuk merebut kendali atas negara kaya minyak itu.

Sebelumnya, orang kuat militer Yaman, Khalifa Haftar pada Juli 2017 lalu mengumumkan “pembebasan total” Benghazi, tiga tahun setelah pasukannya melancarkan operasi militer untuk merebut kota tersebut dari para jihadis. Namun baku tembak dan serangan-serangan di kota Benghazi terus berlanjut, termasuk terhadap fasilitas diplomatik dan pasukan keamanan.

Haftar mendukung parlemen yang berbasis di timur jauh Libya. Sementara pemerintahan bersatu yang didukung PBB di bagian barat ibukota Tripoli, terus berjuang untuk mempertegas kewenangannya secara nasional. (ita/ita)

Sumber: Detik

Advertisement