Dandes Rp2 Miliar, Pembangunan di Erom Bersehati Tak Nampak

Dandes Rp2 Miliar, Pembangunan di Erom Bersehati Tak Nampak

Sekretaris Bamuskam Bersehati Erom, Florianus Bari

Metro Merauke – Sekretaris Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Erom Bersehati, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua, Florianus Bari mengatakan, tahun lalu kampungnya mendapat alokasi dana desa (dandes) senilai Rp2 miliar, namun pembangunan tak terlihat.

Ia mengatakan, Rp2 miliar itu merupakan alokasi dandes 2016, senilai Rp1,4 miliar yang baru dapat dicairkan pada 2017, karena kepala kampung tidak membuat laporan pertanggungjawaban 2015, dan Rp600 juta merupakan alokasi dandes tahun lalu atau baru cair sekira Rp600 juta.

“Pembangunan di kampung tak nampak, karena kepala kampung mengelola dana sendiri, tanpa melibatkan masyarakat,” kata Florianus kepada Metro Merauke, Senin (20/01).

Menurutnya, memang ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan di antaranya  pengecoran jalan sepanjang 500 meter di tiga titik. Namun, terjadi kelebihan material berupa semen maupun pasir, karena tidak ada perencanaan matang.

“Selain itu, ada pembangunan dua ruang ganti warga di sekitar sumur, tapi tak representatif. Satu ruangan ganti yang terbuat dari papan, menghabiskan senilai Rp16,5 juta. Begitu juga pembangunan pos kampung anggarannya besar, namun bangunan tak layak sama sekali,” ucapnya.

Selain itu lanjutnya, ada juga pembangunan beberapa unit rumah maupun MCK, namun pemberdayaan ekonomi kerakyatan belum terlaksana. Pengadaan 20 ekor sapi untuk masyarakat, hingga kini belum terealisasi.

“Penjelasan kepala kampung, pengadaan sapi dari sisa dana desa yang akan dicairkan dalam waktu dekat. Kami menunggu realisasinya,” ucapnya.

Kepala Kampung Bersehati Erom, Ignasius Tana mengatakan, berbagai kegiatan pembangunan dari dana desa, terus dilaksanakan. Ada beberapa kegiatan telah diprogramkan, namun belum terlaksana.

“Ini karena ada kesibukan lain. Tetapi jelasnya, dalam waktu dekat, direalisasikan,” kata Ignasius Tana. (LKF/Arjuna)

Advertisement