Satu Kapal Pemkab Merauke Entah Dimana, Dua Lainnya di Ambon

Satu Kapal Pemkab Merauke Entah Dimana, Dua Lainnya di Ambon

Asisten I Setda Kabupaten Merauke, Sunarjo

Metro Merauke – Satu dari tiga kapal yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, Papua kini tak diketahui keberadaannya, dan dua lainnya kini berada di Ambon, Maluku.

Asisten I Setda Merauke, Sunarjo mengatakan, kapal yang kini tak diketahui keberadannya itu yakni KM Ohan, sedangkan dua lainnya yaitu KM Lady Mariana, KM Muli Anim kini berada di Ambon bersama Tongkang bahan bakar minyak 100, dan Yelmasu 100, yang juga merupakan aset Pemkab Merauke.

Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze bersama tim KSO kini berada di Ambon, Maluku untuk melihat kapal dan tongkang yang kabarnya kini mengalami kerusakan di wilayah itu.

Menurut Sunarjo, aset Pemkab Merauke ini awalnya dikelola pihak ketiga PT Pelayaran Musamus dalam bentuk pemakaian aset, tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Kewajiban yang diberikan Pemkab Merauke kepada PT Pelayaran Musamus sudah over, namun pihak ketiga tidak menyelesaikan kewajibannya berupa feedback kepada Pemkab Merauke.

“Sehingga dipertanyakan dari sisi modal, layak tidak untuk dikerjasamakan. Penerimaan dari revenue harus sampaikan ke kita. Kenyataannya subsidi kita besar, tapi revenue yang masuk kecil,” kata Sunarjo, Jumat (19/1).

Menurutnya, beban PT Pelayaran Musamus yang harus dibayarkan ke Pemda Merauke selama 2011-2012 senilai Rp8 miliar. Ketika itu, pihak ketiga hanya membayar Rp3 miliar yang masuk kas daerah, dan tersisa Rp5 miliar.

Kini beban yang harus ditanggung pihak ketika diperkirakan mencapai Rp7 miliar, lantaran semakin tahun, nominal yang harus dibayarkan bertambah.

“Itu yang perlu dikejar. Itu haknya orang Merauke, bukan hak pemerintah,” ujarnya.

Kepastian kelanjutan kerjasama kedua pihak, menunggu hasil Tim KSO pemkab dan bupati Merauke yang kini masih berada di Ambon. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement