Pelanggan Sampah di Kota Merauke Capai 25 Ribu

Pelanggan Sampah di Kota Merauke Capai 25 Ribu

Kadis Lingkungan Hidup Merauke, Harmini

Metro Merauke – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke, Papua, Harmini mengaku, jumlah pelanggan sampah dalam wilayah Kota Merauke dan sekitarnya mencapai 25 ribu orang.

“Jumlah tersebut, dipastikan terus bertambah. Pelanggan sampah itu didominasi rumah tangga , kemudian perusahan dan instansi pemerintah serta swasta,” ujar Harmini di ruang kerjanya, Rabu (17/01).

Menurutnya, peningkatan jumlah pelanggan, setelah masyarakat mulai sadar tanahnya dihimpit bangunan lain, sehingga suka tidak suka, harus menjadi pelanggan sampah, supaya petugas mengambil sampah mereka secara rutin.

Untuk pengambilan sampah di setiap rumah kata Harmini, dilakukan sepekan dua kali. Pembayaran dapat setiap bulan maupun pertahun, tergantung kesepakatan pelanggan dengan petugas penagihan

Nominal yang harus dibayar jika menjadi pelanggan sampah, setiap bulan Rp15 ribu. Namun, ada peraturan daerah (Perda) baru, dinaikan menjadi Rp 20 ribu.

“Hanya saja, aturan itu belum keluar, sehingga belum dilaksanakan. Tetapi kami akan sosialisasikan secara kontinu kepada pelanggan. Tahun ini pendapatan asli daerah (PAD) yang harus dikejar untuk disetor ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) senilai Rp1 miliar lebih,” ujarnya.

Tahu lalu lanjut dia, pihaknya dapat PAD dari sampah senilai Rp800 juta lebih. Ia optimis, target tahun ini tercapai. Namun petugas harus tepat waktu menangkut sampah pelanggan.

“Memang satu-satunya sumber PAD adalah hanya dari penarikan uang langganan sampah. Tak ada sumber lain  sebagai pendukung. Petugas pengangkut sampah,  tak diperkenankan menagih iuran dari pelanggan. Ada petugas khusus yang  mendatangi rumah pelanggan,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement