Penyebar Hoax Harga BBM di Papua Minta Maaf

Penyebar Hoax Harga BBM di Papua Minta Maaf

Rudy Aditya | Foto: Facebook

Metro Merauke – Pemilik akun Facebook Rudy Aditya akhirnya meminta maaf karena telah menyebarkan hoax mengenai harga BBM di Papua.

Sebelumnya, Rudy Aditya bikin heboh di media sosial lewat unggahannya yaitu foto struk BBM pembelian di sebuah SPBU Pertamina, Jl. Abepura Kotaraja, Jayapura dengan kode 84.991.06.

Dalam foto tersebut, tertera harga pertalite mencapai Rp 77.700 per liter. Tercatat pula dalam struk tersebut pembelian dilakukan tanggal 17 Desember 2017 pukul 12.29 WIT.

Namun ternyata foto struk tersebut hasil editan, sebab harga aslinya hanya Rp 7.700 per liter.

Foto struk hasil editan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial.

“Kata Jokowi BBM di Papua sekarang sudah sama di Jawa, tapi buktinya Jokowi bohong,” tulis Rudy dalam unggahannya tersebut.

 

Pihak pertamina sendiri sudah menegaskan bahwa kabar tersebut bohong alias hoax.

“Nggak bener itu. Hoax beritanya,” kata VP Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito saat dikonfirmasi, Sabtu (6/1).

Selain Pertamina, Polda Jawa Timur pun telah menyatakan bahwa struk mengenai harga BBM Rp 77.700 per liter di Papua tersebut sebagai hoax.

“Telah Beredar Terkait Harga Bbm di Papua Kami Samapaikan Bahwa Berita Tersebut Tidak Benar Atau Hoax!!” tulis akun Twitter resmi PID (Pengolahan Informasi & Dokumentasi) Polda Jatim.

Dan pada Senin (8/01), Rudy Aditya pun meminta maaf atas penyebaran kabar bohong tersebut.

Lewat akun Facebook-nya, dia mengaku khilaf dan tidak tahu kalau foto struk yang ia sebarkan tersebut adalah hasil editan. Dia mengaku mendapatkan foto struk tersebut dari salah satu grup di Facebook.

“Asalamu alaikum wr wb sebelum nya saya minta maaf atas apa yang terjadi tgl 5kemaren di grup dengan postingan saya
Terutama sama orang papua dan pemilik spbu di sana. Saya dapt struk itu dr grup prabowo dan saya gk tau klo struk itu sudah editan. Dengan ini saya mau klarifikasi atas apa kesalahan yang saya perbuat dengan mempotsing struk itu saya benar” tidak tau klo yang saya posting itu sudah editan,” tulis Rudy. (***/Jurnal Indonesia)

Sumber: Jurnalindonesia

Advertisement