Pendaftaran Paslon Pilkada 2018 Dibuka, KPU Ingatkan Ikuti Aturan

Pendaftaran Paslon Pilkada 2018 Dibuka, KPU Ingatkan Ikuti Aturan

Ilustrasi pilkada serentak | Liputan6.com/Yoshiro

Metro Merauke – Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran pasangan calon yang ingin maju di Pilkada 2018. Pendaftaran dimulai hari ini, 8 Januari sampai 10 Januari 2018.

“Pilkada di 171 daerah, 171 KPUD. Pendaftaran dimulai tanggal 8-10 Januari 2018,” ucap Komisioner KPU Hasyim Asy’ari kepada Liputan6.com, Senin (8/1).

Dia mengingatkan, untuk 8 dan 9 Januari, pendaftaran Pilkada 2018 dibuka pukul 08.00 sampai 16.00 waktu setempat. Sedangkan hari terakhir ditutup sampai pukul 24.00.

“Untuk pendaftaran tanggal 10 Januari jam 08.00 sampai 24.00 waktu setempat,” jelas Hasyim.

Dia pun meminta pasangan calon yang ingin mendaftar, mengikuti aturan yang sudah ditentukan. Selain itu selalu koordinasi dan komunikasi dengan KPUD setempat.

“Ikuti aturan main yang sudah ditentukan peraturan perundang-undangan. Mendaftar dengan dokumen yang lengkap, benar dan absah. Koordinasi dan komunikasi dengan KPUD setempat,” pungkas Hasyim.

Petahana Garut Daftar Hari Ini
Bakal calon bupati dan wakil bupati Rudy Gunawan-Helmi Budiman menjadi pasangan pertama yang mendaftar sebagai konsestan Pilkada Garut di KPU Garut, Senin pagi ini.

“Mungkin sekitar pukul 09.00 WIB pagi kami daftar ke KPU,” ujar Helmi Budiman, wakil pasangan Rudy saat dikonfirmasi Liputan6.com di Garut, Senin (8/1).

Paket lengkap pasangan incumbent yang kembali maju usungan tiga partai PKS, Gerindra dan Nasdem ini, akan mendatangi kantor KPU Garut setelah sebelumnya apel upacara dengan jajarannya di lapangan kantor Sekretariat Daerah Garut.

“Tugas negara tetap menjadi prioritas, baru setelah itu kita daftar bersama-sama,” kata dia.

Menurut Helmi, seluruh berkas persyaratan yang akan diberikan sudah disiapkan dengan lengkap oleh tim pemenangan, sehingga dirinya bersama Rudy Gunawan, yang merupakan balon bupati, hanya mendaftarkan legalitas formal.

“Insyaallah ada doa bersama dulu, salawat baru mendaftar bersama-sama tim relawan,” kata dia.

Menurut Helmi, pendaftaran sebagai peserta pertama Pilkada Garut 2018 dinilai tepat, karena masih adanya beberapa agenda bupati dan wakilnya sebelum masa cuti pilkada 15 Februari mendatang, diharapkan tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

“Lebih cepat lebih baik, pelayanan masyarakat jangan terganggu hanya karena mendaftar,” kata dia.

Ia berharap dengan semangat demokrasi yang dimiliki rakyat Garut, seluruh masyarakat berpartisipasi memberikan dukungannya mensukseskan pemilihan yang akan digelar serentak 27 Juni mendatang ini. (Putu Merta Surya Putra)

Sumber: Liputan6

Advertisement