1 Januari Disambut Penembakan di Tembagapura

1 Januari Disambut Penembakan di Tembagapura

Salah satu kendaraan PT Freeport yang ditembaki oleh Kelompok Sipil Bersenjata beberapa waktu yang lalu | Pasificpos

Metro Merauke – Awal tahun 2018 disambut penembakan di Tembagapura oleh orang tak dikenal (OTK). Jarel Langi, harus mendapat perawatan setelah terluka akibat terkena serpihan kaca mobil setelah ditembak OTK.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 08.00 wit Jerel Langi yang berdomisili di barak I, Tembagapura mengendarai kendaraan dengan nomor lambung 01.3635 milik petugas Pengamanan (Security) di PT Freeport Indonesia, tiba tiba ditembak oleh OTK, saat hendak membawa bahan makanan ke Pos-Pos pengamaman RPU.

Dalam perjalanan korban tidak sendirian melainkan bersama dengan kendaraan lainnya 01.4606 yang dikemudikan oleh Benyamin sedang membawa bama untuk pos pos RPU dari Tembagapura menuju ke mile 60 hingga mile 54 dan tiba tiba kendaraan tersebut ditembak dari arah sebelah kanan jalan.

Penembakan mengakibatkan Jerel Langi mengalami luka terkena serpihan peluru pada jari manis dan jari kelingking sebelah kanan.

Tak lama kemudian dua unit kendaraan QRF yakni LWB 01.4938 driver Decroli dan LWB 1.3576 driver Harri Oktaviyanyo bersama dengan Satgas Gegana tiba di sekitar lokasi kejadian dan juga ditembak oleh OTK dari arah sebelah kanan (menuju timika) selanjutnya anggota satgas membalas tembakan ke arah kanan jalan, dan dari kejadian tersebut Driver kendaraan QRF 01.4938 yakni Decroli juga terkena serpihan kaca di bagian ruas tangan (bawah telapak tangan) kanan bawah. sementara Bripka Nur yang melaksanakan respon terkena serpihan peluru pada jari manis sebelah kanan.

Sekitar pukul 09.00 wit Ambulance 01.5688 yang dikawal oleh anggota satgas menuju ke lokasi kejadian untuk melalukan evakuasi terhadap korban ke Emergency RS Tembagapura untuk dilakukan pemeriksaan serta perawatan medis.

Satu korban luka diperbolehkan pulang, sementara dua korban lainnya Jerel Langi dan Bripka Nur masih dalam perawatan tim medis RS Tembagapura.

Hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi lanjut terkait kejadian tersebut baik dari Kapolres maupun Kabid Humas Polda Papua. (Fani)

Sumber: Pasificpos

Advertisement