Pengungkapan Penembakan Pelajar Mappi Harus Transparan

Pengungkapan Penembakan Pelajar Mappi Harus Transparan

Direktur SKP Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo

Metro Merauke – Direktur SKP Keuskupan Agung Merauke, Papua, Pastor Anselmus Amo, MSC meminta Polda Papua transparan dalam penanganan kasus penembakan terhadap seorang pelajar di Kabupaten Mappi, Papua, Nikolaus Bernolpus (19) oleh oknum polisi Bripka DE, 25 Desember 2017, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Dalam setiap penyidikan yang dilakukan Polda, hasilnya  harus disampaikan transparan kepada masyarakat di Kabupaten Mappi, sehingga mereka juga tahu dan mengikuti perkembangannya,” katanya kepada Metro Merauke, Jumat (29/12).

Menurutnya, sebelum dilakukan penyelidikan terhadap DE, terlebih dahulu kejiwaan yang bersangkutan diperiksa secara medis, untuk memastikan apakah ada gangguan atau tidak.

“Saya juga mempertanyakan oknum pelaku, yang tidak mengenakan seragam dinas membawa senjata. Apakah benar, ada penyerangan oleh warga? Kalaupun benar, tidak harus menembak,” ujarnya.

Katanya, selama ini terkesan anggota polisi lebih cenderung mengeluarkan tembakan ketika menghadapi orang asli Papua, dan dapat dihitung sudah berapa banyak orang asli Papua yang meninggal akibat ditembak.

Oknum anggota polisi yang melakukan penembakan lanjut Pastor Anselmus, harus dihukum sesuai perbuatannya. Jika perlu dipecat dari institusi, karena telah menghilangkan nyawa masyarakat sipil.

“Saya minta agar Kapolres Mappi intropeksi diri, dan kedepan membina anggotanya lebih baik lagi, sehingga tidak seenaknya melakukan penembakan,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement