Anggota MRP Sebut Program MIFEE Menyingkirkan Orang Marind
Terkini

Anggota MRP Sebut Program MIFEE Menyingkirkan Orang Marind

John Wob, Anggota MRP ketika berorasi di Kantor DPRD Merauke

Metro Merauke – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) dari wilayah adat Anim Ha, Jhon Wob menyebut program pemerintah pusat, Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) yang dirintis sejak 2010, sama sekali tidak bermanfaat untuk orang Marind. Justru, membuat mereka tersingkir di tanahnya sendiri, akibat pembabatan lahan yang terus terjadi.

“Sebagai Dewan Adat di Papua Selatan, saya pernah mengirim surat  kepada Presiden RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, bahkan sampai kepada Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan tembusan ke Bapak Paus di Roma,” katanya kepada Metro Merauke, Senin (11/12).

Menurut Wob, dalam suratnya kala itu, ia menegaskan MIFEE akan membuat orang Marind punah dengan sendirinya, jika hutan adat milik mereka terus dibabat.

“Kalau itu terjadi, lalu siapa yang harus bertanggung jawab. Solusi paling tepat adalah MIFEE di Kabupaten Merauke dihentikan, karena program itu tak memberikan harapan dan kontribusi kepada orang Marind,” ujarnya.

Katanya, ia tidak hanya akan terus menyuarakan hal ini di lembaga kultur orang asli Papua, MRP, namun kepada Pemprov Papua dan pemerintah pusat.

“Dalam waktu tidak terlalu lama lagi, kami akan bertemu Presiden RI, Joko Widodo. Di situlah saya akan meminta agar MIFEE dihentikan,” katanya. (LKF/Arjuna)

Post Comment