AMPS Desak Pencabutan Perda Minol

AMPS Desak Pencabutan Perda Minol

Demo Aliansi Mahasiswa Papua Selatan (AMPS) di DPRD Merauke, Papua

Metro Merauke – Aliansi Mahasiswa Papua Selatan (AMPS) peduli Hak Asasi Manusia (HAM) mendesak Peraturan Daerah (Perda) tentang minuman beralkohol (minol) di Kabupaten Merauke, Papua segera dicabut, dan bersikap tegas kepada pembuat serta penjual minol lokal.

Desakan ini disampikan saat AMPS menggelar demo damai di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (11/12), memperingati hari HAM sedunia ke-69.

Salah satu orator demo, Agusta mengatakan, di Tanah Marind tidak ada minuman adat yang terbuat dari minol lokal jenis sagero atau minol oplosan.

“Kami minta pemerintah dan aparat kepolisian segera memberantas semua minuman beralkohol lokal yang selama ini menjadi pemicu kekerasan dan kematian orang asli,” katanya di dalam orasinya di halaman Gedung DPRD Merauke.

Menurutnya, jangan lagi ada warga memproduksi minol lokal atau menjualnya. Wilayah Merauke disebut sebagai istana damai, sehingga harus bebas dari minol.

“Jangan sampai Merauke yang diharapkan menjadi lumbung pangan, terbalik menjadi lumbung kasus,” kata korlap demo, Frans Wanima. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement