POM akan Ajukan Perpanjangan Penahanan Tiga Oknum TNI

POM akan Ajukan Perpanjangan Penahanan Tiga Oknum TNI

Komandan POM AD Merauke, Papua, Kapten CPM Budi Hartono

Metro Merauke – Polisi Militer (POM) TNI AD Kabupaten Merauke, Papua akan mengajukan perpanjangan waktu penahanan terhadap tiga oknum TNI, yang diduga menganiaya Izak, salah seorang warga Kampung Woner, Distrik Kimaam, sebelum korban meninggal dunia beberapa pekan lalu.

Komandan POM AD, Kapten CPM Budi Hartono mengatakan, perpanjangan masa penahanan selama 30 hari kedepan terhadap Serda LD, Prada A dan Prada F, karena pemeriksaan dan pembekasan yang dilakukan pihaknya dalam proses penyelidikan kasus itu, belum tuntas.

“Pada 13 Desember 2017, penahanan 20 hari telah selesai, tapi kami akan ajukan perpanjangan 30 hari pertama. Ini untuk mendukung kelancaran pemberkasan,” ucapnya kepada Metro Merauke, Jumat (8/12).

Menurutnya, dalam penanganan kasus ini, POM diberikan kewenangan selama 180 hari ke depan. Dengan waktu yang ada, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin.

“Kalau sudah cukup pemberkasan, kasus ini akan dikirim ke POM Kodam, kemudian melanjutkan perkara tersebut sampai dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” ujarnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement