Ujian di SLB Terganggu karena Sekolah Dipalang

Ujian di SLB Terganggu karena Sekolah Dipalang

Aparat kepolisian dikerahkan untuk mencabut palang yang dipasang di halaman SMA LB Merauke

Metro Merauke – Aktivitas ujian semester di dua Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (4/12), terganggu akibat pemalangan sekolah oleh warga yang mengklaim sebagai pemilik ulayat lokasi bangunan sekolah.

Puluhan siswa sekolah yang terletak di Jalan Biankuk itu, tidak dapat mengikuti ujian karena para guru terpaksa meliburkan mereka.

Kepala SMP LB Merauke, Erna Magdalena T mengatakan, anak didik terpaksa diliburkan, karena dikhawatirkan mereka trauma dan tidak fokus belajar dengan kondisi kini.

“Ini sangat mengganggu akitivitas belajar, apalagi jadwalnya anak-anak harus ujian semester. Terpaksa jadwal ujian bergeser dari ketentuan,” katanya kepada wartawan, Senin (4/12).

Pihaknya berharap, pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mengambil langkah cepat menangani masalah tanah di dua sekolah itu, sehingga aktivitas belajar dapat kembali normal, karena pemalangan sekolah bukan baru pertama terjadi.

SMP dan SMA Luar Biasa, dipalang pihak yang mengklaim pemilik ulayat, Samirudin sejak, Sabtu (2/12). (Nuryani/Arjuna)

Advertisement