Baleg DPR Papua Usulkan Pengesahan Sembilan Raperda

Baleg DPR Papua Usulkan Pengesahan Sembilan Raperda

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Papua, Emus Gwijangge

Metro Merauke – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Papua, Emus Gwijangge mengatakan, pihaknya akan mengusulkan ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR Papua, sembilan rancangan peraturan daerah (raperda) untuk disahkan ketika paripurna dalam waktu dekat.

Menurutnya, Sembilan reperda ini terdiri dari rancangan peraturan daerah provinsi/rancangan peraturan daerah khusus (raperdasus/raperdasi). Lima raperda adalah inisiatif DPR Papua dan empat lainnya usulan Pemprov Papua.

“Kalau disetujui Bamus DPR Papua, akan disahkan ketika sidang APBD induk Provinsi Papua, 2018, dalam agenda non-APBD,” kata Emus Gwijangge, Senin (27/11).

Katanya, lima raperda inisiatif DPR Papua yakni raperdasus penghormatan hari ibadah, raperdasi tanggung jawab sosial perusahaan, raperdasi penanggulangan narkoba, raperdasi penyelenggaraan PON XX dan Pekan Paralympic Nasional XVI, 2020 di Papua, raperdasi tanggung jawab Pempov Papua terhadap rumah sakit rujukan nasional dan rumah sakit rujukan regional.

“Empat raperda inisiatif eksekutif yakni raperdasus perubahan kedua atas Perdasus Nomor 25 Tahun 2013 tentang penerimaan dan pengelolaan keuangan dana Otsus, raperdasi perseroan terbatas Papua disvestasi mandiri, raperdasi pemberian insentif dan kemudahan investasi, dan raperdasi kepegawaian Daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan, rancangan peraturan ini sudah final. Telah dilakukan pembahasan, tinggal diajukan dalam Bamus DPR Papua untuk mendapat persetujuan paripurna dan ditetapkan sebagai regulasi.

Namun ia memprediksi, raperdasus penghormatan hari ibadah kemungkinan ditunda pengesahannya, karena naskah akademik dan beberapa pasal perlu diharmonisasi. Selain itu, pembahasannya harus mendapat pertimbangan dan persetujuan Majelis Rakyat Papua (MRP).

“Kami juga tidak dapat memastikan apakah Bamus akan menyetujui semua raperda ini atau ada yang ditolak. Kami hanya mengajukan,” katanya. (Arjuna Pademme)

Advertisement