Qualcomm, ZTE, dan China Mobile Kompak Siapkan Jaringan 5G

Qualcomm, ZTE, dan China Mobile Kompak Siapkan Jaringan 5G

Foto: www.intomobile.com

Metro Merauke – Qualcomm, ZTE dan China Mobile bekerjasama untuk menyiapkan jaringan 5G. Ketiga perusahaan telah membuat sistem pengujian data untuk jaringan 5G, yang dijanjikan bisa menyuguhkan data nirkabel dengan beberapa gigabit per detik.

Dilansir Venture Beat, Jumat (17/11), kerjasama ini sekaligus menandai satu langkah baru dalam proses untuk membuat layanan mobile broadband lebih cepat dan panggilan telepon yang lebih andal. Ketiga perusahaan membuat sistem pengujian end-to-end 5G NR, yang mendemonstrasikan koneksi data berdasarkan standar 3GPP R15.

Artinya, perusahaan-perusahaan itu membuat kemajuan dengan mencoba menguji kualitas transmisi data pada jaringan 5G. Teknologi baru ini akan menggantikan jaringan 4G LTE untuk panggilan telepon dan internet. Standar 3GPP sendiri penting karena merupakan teknologi radio 5G global.

Kerjasama multi vendor ini sekaligus merupakan pencapaian baru dalam menuju proses uji coba standar 5G pada 2018 dan peluncuran jaringan 5G secara komersial pada 2019.

Demo pengujian ketiga perusahaan ini dilakukan di 5G Joint Innovation Center milik China Mobile, yang menggunakan Base Station (BS) nonkomersial 5G milik ZTE dan prototype chip NR sub-6 GHz Qualcomm. Sistem ini beroperasi pada spektrum 3,5GHz dan mendukung bandwidth 100 MHz.

Diungkapkan Executive Vice President Qualcomm, Cristiano Amon, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk nyata kepemimpinan ketiga perusahaan dalam teknologi 5G. Ia berharap, proses pengujian ini bisa membuat jaringan 5G komersial bisa meluncur tepat waktu.

“Qualcomm Technologies berkomitmen untuk melanjutkan kesuksesan industri nirkabel Tiongkok dan kami sangat antusias dengan kolaborasi ZTE dan China Mobile untuk mempercepat jalan 5G di Tiongkok,” tulis Cristiano dalam keterangan resminya.

Keunggulan Jaringan 5G
Salah satu keunggulan utama jaringan 5G adalah koneksi internet akan bisa jauh lebih cepat daripada 4G LE. Jaringan 5G bisa menangani berbagai “tugas” mobile broadband seperti streaming video HD, bisa menyuguhkan pengalaman Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) yang lebih baik, serta memberikan layanan andal untuk mobil otonomos, drone dan kontrol industri.

Vice President China Mobile Communication, Li Zhengmao, mengatakan, China Mobile berkomitmen untuk mempromosikan standar 5G global terpadu dengan berbagai mitra industri. Pencapian proses pengujian dengan Qualcomm dan ZTE pun akan menjadi tonggak penting untuk standar 5G.

“China Mobile bersedia bekerjasama dengan berbagai mitra termasuk Qualcomm dan ZTE untuk mempromosikan bahwa berbagai produk 5G akan terus berkembang dan industri 5G akan sukses,” ungkap Zhengmao. (Din/Cas)

Sumber: Liputan6

Advertisement