Harry Ndiken Sebut 70 Persen Kontraktor OAP Jual Proyek

Harry Ndiken Sebut 70 Persen Kontraktor OAP Jual Proyek

Ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Merauke, Papua, Harry Ndiken

Metro Merauke – Ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Merauke, Papua, Harry Ndiken mengatakan, kurang lebih 70 persen kontraktor orang asli Papua (OAP) menjual kembali paket proyek yang mereka dapatkan kepada kontraktor non-Papua.

Ia mengatakan, sebagai kompensasinya, kontraktor OAP mendapat persenan dari nilai proyek yang diberikan kepada kontraktor non-Papua untuk dikerjakan.

“Saya berani bicara karena memiliki data lengkap nama-nama kontraktor OAP yang menjual paket proyek kepada pengusaha non-Papua,” kata Harry Ndiken kepada Metro Merauke, Rabu (15/11).

Menurutnya, paket proyek yang didapatkan OAP di bawah Rp500 juta dengan penunjukan langsung, tanpa proses tender. Namun begitu mendapatkan pekerjaan, kontraktor OAP bukannya mengerjakan sendiri, tetapi memberikan kepada orang lain.

“Kontraktor OAP hanya memiliki modal nekad. Kenapa saya bilang begitu, karena tidak memiliki  modal secukupnya. Kalau administrasi yang dibuat, termasuk lengkap,” ujarnya.

Namun lanjut dia, tidak disangkal ada juga kontraktor OAP yang benar-benar menyelesaikan tanggungjawabnya terhadap pekerjaan yang ia dapat.

“Tetapi ada yang hanya jadi-jadian. Buat perusahan dan yang bersangkutan menjadi direktur, tetapi tidak mengerti dan memahami seluk beluk dunia kontraktor,” ucapnya.

Ia menduga, kemungkinan kontraktor OAP ditekan oleh penyelenggara pekerjaan, apakah mampu menyelesaian proyek tepat waktu, apalagi menjelang tutup tahun.

“Itu juga dapat membuat kontraktor OAP berpikir panjang, sehingga menjual paket proyek kepada orang lain, dan kontraktor non-Papua yang menikmati hasil lebih besar,” ujarnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement