Dandim Ingatkan TNI Tidak Berpolitik Praktis

Dandim Ingatkan TNI Tidak Berpolitik Praktis

Ilustrasi Prajurit TNI

Metro Merauke – Menjelang pelaksanaan pilkada serentak, 2018 mendatang, Komandan Kodim (Dandim) 1707/Merauke, Papua, Letkol Inf Heri Krisdianto mengingatkan prajurit TNI bersikap netral, tidak berpolitik praktis.

Ia mengatakan, Kodim 1707/Merauke mendukung kebijakan pemerintah, dan sesuai ketentuan, TNI dituntut netral. Tidak terlibat politik praktis dalam bentuk apapun.

Ia meminta seluruh jajarannya patuh dan tidak ikut terlibat dalam kegiatan politik, karena jika didapati ada anggota TNI yang melanggar aturan itu, harus berurusan dengan hukum. “Sanksinya pencopotan dari kesatuan. Ini sudah menjadi perintah komando atasan, kalau ada anggota yang terbukti terlibat, akan ditindak tegas,” kata Dandim kepada sejumlah wartawan, Rabu (15/11).

Menurutnya, tugas Kodim 1707/Merauke dalam pilkada mendatang adalah membantu Polri saat dibutuhkan.

Meski begitu katanya, sejauh ini tidak ada anggotanya melapor akan mencalonkan diri pada pemilihan legislatif 2019. Kalaupun ada yang bersangkutan harus mengundurkan diri.

“Kodim juga akan berkoordinasi ke KPU sebagai penyelenggara pemilu, untuk memastikan jika ada anggota yang terlibat aktivitas politik praktis,” ucapnya.

Sebelumnya ketika KPUD Merauke melakukan verifikasi faktual pendaftaran partai politik lewat sistem informasi politik (sipol), ditemukan ada daftar nama anggota TNI dan Polri sebagai pendukung parpol. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement