Modal Kipas Angin dan Alkohol, Pria Bunuh 4.000 Nyamuk Semalam

Modal Kipas Angin dan Alkohol, Pria Bunuh 4.000 Nyamuk Semalam

Foto: davidwolfe.com

Metro Merauke – Semua orang pasti membenci nyamuk. Serangga kecil itu kerap mengganggu kita saat tidur. Tak hanya itu, potensi terjangkitnya banyak penyakit bisa juga disebabkan oleh nyamuk.

Tentunya, ada banyak cara untuk membunuh nyamuk. Biasanya kita menggunakan semprotan nyamuk untuk membuat mereka mati. Sayangnya, cara tersebut bisa menyebabkan efek samping yang tidak baik untuk kesehatan jika sering terhirup.

Namun, pria yang bernama Dan Rojas dari akun Youtube Green Power Science berhasil menggunakan sejumlah alat sederhana untuk membunuh ribuan nyamuk.

Ia mengklaim bahwa dirinya tidak pernah mengalami masalah dengan nyamuk selama bertahun-tahun karena menggunakan cara ini.

Benda yang kamu butuhkan ialah kipas angin, alkohol, dan jaring-jaring penghalang dari serat logam (mesh screen). Awalnya, letakan jaring di belakang kipas, jaring-jaring mesh screen dipercaya dapat menarik kuat benda masuk melalui kipas.

Foto: Youtube @Green Power Science via Dailymai.com

Untuk menarik nyamuk, Dan menggunakan anjingnya sebagai umpan. Dirinya percaya bahwa karbon dioksida yang dikeluarkan oleh mahluk hidup dapat menarik nyamuk untuk mendekat.

Ketika nyamuk mendekat, kipas akan menarik mereka untuk terperangkap di jaring-jaring. Mereka tidak langsung mati ketika terperangkap. Oleh karena itu, Dan menggunakan semprotan yang sudah dicampurkan alkohol untuk membunuh nyamuk.

Jika Tidak Ada Umpan

Nyamuk tangkapan alat buatan Dan Rojas | Foto: Youtube @Green Power Science via Dailymail.com

Dan juga memberikan cara lainnya jika tidak ada umpan. Kamu bisa menggunakan soda dalam botol yang terbuka. Gelembung yang keluar dari soda hampir sama seperti mengeluarkan karbon dioksida. Dengan air soda nyamuk juga akan mendekat dan menarik mereka.

Alkohol yang disemprotkan pada nyamuk, tidak hanya membuat nyamuk mati, tetapi juga dapat membuat mereka berevaporasi secara alami tanpa meninggalkan residu berbahaya. Cara alami ini tidak hanya baik untuk kesehatan, melainkan juga ramah lingkungan. (Nur Aida Tifani)

Sumber: Liputan6

Advertisement