Ibadah Jemaat PNIEL Merauke Bernuansa Etnis

Ibadah Jemaat PNIEL Merauke Bernuansa Etnis

Suasana ibadah di GPI PNIEL Merauke, para petugasnya menggenakan pakaian daerah Jawa

Metro Merauke – Memasuki Minggu Adven, masa dimana umat Kristen menyiapkan diri menyambut Natal untuk memperingati kelahiran Yesus, Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jemaat PNIEL Merauke, Papua mengadakan ibadah, Minggu (12/11), dengan nuansa etnis.

Ibadah kali ini berbeda dengan biasanya. Semua yang bertugas dalam pelayanan ibadah, menggunakan kostum bernuansa kebudayaan Jawa.

Pnt. S Rahangiar mengatakan, ibadah Minggu dengan kostum etnis, sudah berlangsung empat pekan. Kostum bernuansa etnis setiap daerah, bergantian dikenakan mereka yang bertugas dalam pelayanan ibadah.

“Diawali dengan pakaian adat Papua, Toraja, Batak dan kali ini bernuansa Jawa,” ucapnya kepada wartawan sesaat sebelum pelaksanaan ibadah, Minggu (12/11).

Menurutnya, ibadah Minggu, pekan depan, yang bertugas dalam pelayanan ibadah direncanakan mengenakan pakaian adat Maluku, dan akan ditutup pakaian adat nusantara.

Katanya, keragaman suku dan budaya di Indonesia menjadi kekayaan, juga kekuatan tersendiri memperkokoh persatuan bangsa.

“Untuk melestarikan kebudayaan, GPI Jemaat PNIEL mengaplikasikannya lewat ibadah Minggu yang dimodifikasi dengan kultural etnis. Beragamnya budaya Indonesia harus terus dilestarikan,” ujarnya.

Ia mengatakan, program GPI Jemaat PNIEL Merauke ini, untuk menunjukan terjalinnya persatuan yang kuat, termasuk dalam memuliakan Tuhan.

Ibadah Minggu, 12 November 2017 pagi di Jemaat PNIEL Merauke yang dipimpin Pdt. A.M Nanlohy dan diikuti ratusan jemaat, berlangsung hikmat. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement