Rawa Biru, PR DPRD dan Pemkab Merauke

Rawa Biru, PR DPRD dan Pemkab Merauke

Tokoh masyarakat Kabupaten Merauke, Papua, Johanes Gluba Gebze

Metro Merauke – Tokoh masyarakat Kabupaten Merauke, Papua, Johanes Gluba Gebze mengatakan, pemalangan sumber air bersih masyarakat Merauke di Rawa Biru, Distrik Sota, merupakan pekerjaan rumah (PR) DPRD dan Pemkab Merauke.

Ia mengatakan, pemalangan stasiun pompa air di Rawa Biru belum lama tidak hanya menjadi PR stakeholder di Merauke, namun ada manfaat dibalik itu. Untuk itu, harus segera disikapi pemerintah dan komponen masyarakat, terutama mengenai kelestarian sumber air baku satu-satunya untuk penduduk Merauke itu.

“Kenapa sampai terjadi pemalangan oleh warga, karena ada kegagalan dalam komunikasi,” ucapnya kepada wartawan, di Gedung DPRD Merauke, Kamis (9/11)

Katanya, selain sumber daya manusia di Rawa Biru perlu perhatian, tidak kalah penting penanganan objek vital dan strategis ini jangan sampai terabaikan, sehingga tidak berdampak luas kepada masyarakat.

Mantan Bupati Merauke dua periode itu menawarkan kepada pemkab program multi year, penanganan Rawa Biru secara holistik dari segala aspek dengan konservasi, untuk mengetahui debit hingga kualitas airnya.

“Ini penting karena populasi penduduk terus meningkat, tapi tidak pernah dilakukan pengukuran debit air di Rawa Biru hingga kini,” katanya.

Menurutnya, jangan menganggap kecil masyarakat kecil dan menyepelekan masalah air, karena air adalah kebutuhan vital manusia. Sumber air satu-satunya itu perlu dievaluasi dan sudah seharusnya diberikan perhatian serius demi kepentingan bersama, menjaga dan mengawal kelestarian Rawa Biru.

Ia berharap, Pemkab dan DPRD Merauke mamasukkan penyelesaian Rawa Biru dalam APBD 2018.

“Tidak bicara semata-mata pembayaran kompensasi, tapi perlu bicara program berkelanjutan tentang penanganan Rawa Biru, termasuk manusianya, penanganan lingkungan, sehingga seluruh stekholder dilibatkan dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement