Terjerat Korupsi, Mantan Sekda Merauke Dieksekusi ke Lapas Abepura

Terjerat Korupsi, Mantan Sekda Merauke Dieksekusi ke Lapas Abepura

Mantan Sekda Merauke, Papua, Josef Rinta Rachdyatmaka – tabloidjubi.com

Metro Merauke – Kejaksaan telah mengeksekusi mantan Sekda Kabupaten Merauke, Papua, Josef Rinta Rachdyatmaka ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klass IIA Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat (3/11/2017).

Josef yang menjabat Sekda Merauke 2006-2010, menjadi terpidana kasus korupsi pengadaan souvenir kulit buaya dari APBD Kabupaten Merauke tahun anggaran 2009-2010 dengan kerugian negara senilai Rp18 miliar.

“Ya betul sudah ada di Lapas Abepura sejak, Jumat (3/11/2017). Dia disekesuksi Kejaksaan Negeri Merauke,” kata Kepala Lapas Abepura, Budi Hartoyo via teleponnya kepada Jubi, Selasa (7/11/2017).

Kepala Divisi Lembaga Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, Sarlota Merahabia mengatakan hal yang sama. Menurutnya, mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua dan RSUD Dok II Jayapura itu, kini berada di Lapas Abepura.

Berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Klas IA Jayapura dengan Nomor 50/Tipikor/2014/PN Jap, 4 Maret 2015, Josef Rinta Rachdyatmaka dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Dalam amar putusan pengadilan, terdakwa dipidana penjara selama satu tahun dan denda sebesar Rp50 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa di atas tiga tahun penjara. JPU kemudian kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dan dikabulkan.

Dikutip dari https://putusan.mahkamahagung.go.id, pada 11 Januari 2017, Mahkamah Agung (MA) membacakan putusan yang mengabulkan kasasi JPU dengan nomor putusan 23 K/PID.SUS/2016 Tahun 2017.

Dalam putusan itu menyatakan terdakwa drg. Josef Rinta Rachdyatmaka, M. Kes. M.H. terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

MA menjatuhkan pidana terhadap terdakwa drg. Josef Rinta Rachdyatmaka, M. Kes. M.H dengan pidana penjara 5 (lima) tahun dikurangi masa tahanan yang telah dijalani Terdakwa dan membayar denda sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) Subsidair 6 (enam) bulan pidana kurungan.

Pakar Hukum Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Dr. Basari Rohrohmana mengatakan, jika putusan perkara pidana korupsi di atas tiga tahun penjara, masa kadaluarsanya selama 12 tahun.

“Sebelum 12 tahun masih bisa diproses. Tapi kalau lebih dari 12 tahun dan kejaksaan tidak mengambil tindakan hukum, maka tidak bisa lagi diproses,” kata Basari Rohrohmana. (Sumber: tabloidjubi.com)

Penulis: Arjuna Pademme

Advertisement