Siswa SD di Merauke Diperkosa Pemuda Mabuk

Siswa SD di Merauke Diperkosa Pemuda Mabuk

Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Muchsit Sefian bersama pelaku pemerkosaan

Metro Merauke – Anak perempuan berusia sembilan tahun, siswa kelas IV salah satu Sekolah Dasar (SD) di Merauke, Papua diperkosa seorang pemuda yang dipengaruhi minuman beralkohol (minol) berinisial JD (26), Senin (6/11).

Kasat Reskrim, AKP Muchsit Sefian mewakili Kapolres Merauke mengatakan, korban diperkosa di rumahnya, di Kelurahan Karang Indah, ketika rumah sepi.

“Pelaku merupakan anak angkat orang tua korban. Korban dan kakanya tinggal serumah bersama JD. Sudah empat bulan JD tinggal bersama mereka. Orang tua korban sedang berada di Sorong,” katanya kepada wartawan, Rabu (8/11).

Menurutnya, ketika itu korban sendiri di rumah, karena korban sedang sakit maag. Kaka korban keluar rumah mencari bubur. Selang beberapa lama, JD pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.

“Saat melihat korban sendirian, pelaku langsung melancarkan aksinya. Rambut korban dijambak kemudian ditarik masuk ke dalam kamar, dan pelaku menyetubuhinya,” ujarnya.

Katanya, ketika kakaknya pulang mencari bubur, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya. Saat ditanya, pelaku tidak mengakui perbuatannya, justru kabur dari rumah.

“Kaka korban langsung melaporkan kasus ini ke Polres Merauke. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di Jalan Arafura, Buti, Kelurahan Samkai, Rabu (7/11) sekira pukul 22:00 WIT,” ucapnya.

JD dijerat Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 mengenai perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement