Ini Rahasia Agar Dapat Pelayanan Spesial dari Pramugari

Ini Rahasia Agar Dapat Pelayanan Spesial dari Pramugari

Ilustrasi | Foto: iStock

Metro Merauke – Meskipun kamu memilih penerbangan di kelas ekonomi, pastilah tetap ingin mendapatkan pelayanan spesial dari pramugari. Terutama buat para jomblo, terkadang kesempatan itu dijadikan sebagai ajang kenalan hingga berlanjut pendekatan.

Namun, tidak bisa dipungkiri pelayanan yang kamu dapatkan memang sesuai dengan harga yang kamu bayarkan. Jika ingin mendapatkan ruang lebih luas untuk kaki, makanan enak hingga layanan upgrade kelas, ternyata rahasianya adalah berikan perhatian lebih terhadap para pramugari, seperti dilansir Travelandleisure.

Perlakuan orang lain kepada kamu itu ibarat sebuah cermin. Jika kamu melakukan kebaikan pada orang lain, akan dibalas pula dengan kebaikan. Begitu juga dengan pramugari yang kerap kali dipandang sebelah mata sebagian orang dengan menganggap mereka sebagai pembantu di udara.

Ternyata hal tersebut terungkap setelah seorang pramugari dan juga kolumnis, Amanda Pleva memberikan pengakuan jujur bahwa ia akan memperlakukan para penumpang dengan baik sesuai dengan perlakuan mereka padanya.

Isi curhatan Amanda Pleva
Kamu tahu apakah pekerjaan paling buruk yang saya lakukan? Bukan saat saya membersihkan bekas muntah atau berhadapan dengan penumpang yang marah-marah dan berteriak keras di hadapan saya, yang biasanya itu yang diasumsikan orang.

Jawabannya adalah saat saya berdiri di pintu pesawat untuk menyapa para penumpang dan tidak dihiraukan oleh mereka. Mendapati orang yang melihat saya dan menghiraukan sapaan ‘hello’ dan ia kemudian berlalu adalah salah satu pengalaman paling tidak manusiawi.

Terdengar basi memang dan mungkin saja demikian, tapi bertahun-tahun kemudian saya tetap tidak bisa lepas dari perasaan jengkel karena pernah mendapati perlakuan tidak dianggap meskipun hanya menyapa ‘hi’ atau sekadar melempat sekilas senyuman.

Sebagai salah satu penumpang yang membayar tiket, memang bukan tugas Anda untuk bersikap ramah terhadap saya atau tidak menghiraukan saya, agar jangan sampai saya mendatangi Anda dengan memberikan sejumlah informasi keselamatan. Tugas seorang penumpang hanyalah mengikuti peraturan keselamatan dan keamanan yang diatur selama berada di pesawat.

Amanda menulis pengalamannya tersebut sebagai salah satu jawaban atas artikel yang dimuat di Los Angeles Times tentang anggapan banyak orang yang merasa bahwa penumpang business class dan first class diperlakukan dengan lebih baik dibandingkan mereka yang berada di kelas ekonomi.

Amanda memang menampik anggapan tersebut. Sebagai pramugari, dia mengaku berlaku profesional, entah saat melayani penumpang kelas bisnis maupun kelas ekonomi. (Yulia Yulee)

Sumber: Liputan6

Advertisement