Polda Gandeng TNI Cegah Aksi Kelompok Bersenjata di Papua Meluas

Polda Gandeng TNI Cegah Aksi Kelompok Bersenjata di Papua Meluas

Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar | Foto: Grandyoz Zafna/Detik

Metro Merauke – Kasus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menjadi perhatian khusus Polda Papua. Papua menggandeng TNI untuk mencegah aksi KKB itu meluas.

“Kami dari kepolisian meminta bantuan kepada TNI yang di sana, karena TNI juga telah menyiapkan pasukan yang dibutuhkan dan nanti bekerja sama dengab kepolisian, bekerja sama dalam artian antisipasi agar tindakan oleh kriminal bersenjata ini tidak semakin meluas,” ujar Kapolda Papua Boy Rafli Amar di Kemenko Polhulam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (2/11).

Boy mengatakan, pihaknya saat ini fokus pada aksi KKB di wilayah Tembagapura, Mimika. Menurutnya ada dua kelompok kriminal yaitu kelompok Sabinus Waker yang estimasinya memiliki 8 sampai 15 pucuk senjata dan kelompok Tenikualik keturunan dari Kelikualik yang juga memiliki 15 pucuk senjata.

“Mereka ada yang mendapat (senjata) dari hasil merampas petugas, dan ada yang hasil mereka mencuri, rata-rata sumber daya senjata yang mereka miliki itu,” ujarnya.

Jumlah personel dua kelompok itu bervariasi. Mereka juga berada di pegunungan tengah.

“Mereka ini bervariasi ada yang 15-30 jadi mereka bervariasi karena di antara mereka ini ada lagi di daerah pegunungan tengah seperti Lamijaya, Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak,” tambahnya.

Berdasarakan penelusuran polisi, Boy mengatakan ada indikasi kelompok-kelompok tersebut dimanfaatkan oleh paslon pilkada untuk meraih dukungan.

“Kita melihat ada motif-motif lain kalau pilkada memang tidak bisa digeneralisir tetapi ada indikasi dari hasil penelusuran kita kelompok-kelompok ini juga dapat dimanfaatkan oleh para paslon untuk meraih dukungan jadi kita ada faktor arah itu,” ucapnya. (idh/idh)

Sumber: Detik

Advertisement