Pesta Budaya Kamp, Pertama Kali Digelar

Pesta Budaya Kamp, Pertama Kali Digelar

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Papua, Kanisius Paulus Yuki bersama kepala seksi sai memberikan keterangan pers

Metro Merauke – Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Papua, Kanisius Paulus Yuki mengatakan, pesta budaya kamp (tiang) untuk menggantung sagu, pisang, ubi serta hasil alam lain selama tiga hari di Kampung Wendu,Distrik Semangga yang melibatkan beberapa kelompok kesenian baru pertama kali diselenggarakan.

“Ini adalah kegiatan pertama kali, sehingga budaya kamp orang Marind, harus diangkat,” katanya kepada Metro Merauke di ruang kerjanya Jumat (3/11).

Ia meminta, pemberitaan di media harus sesuai fakta di lapangan. Tidak sekedar menulis dan mendapatkan informasi dari orang yang tak berkompeten.

“Kalaupun ada pernyataan warga di Kampung Wendu, ada nasi basi diberikan, harusnya dicek terlebih dahulu kepada panitia, sehingga menjadi jelas, tak menimbulkan persepsi negatif berbagai kalangan,” ujarnya.

Menurutnya, pemberitaan media beberapa hari lalu telah mengundang penafsiran negatif. Padahal tidak seperti itu.

“Saya berharap kedepan kita saling koordinasi dan kerjasama baik. Kalau ada keluhan masyarakat berkaitan dengan suatu kegiatan yang dilaksanakan, minta klarifikasi penyelenggara, sehingga pemberitaan berimbang,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement