Freddy Gebze: Ada yang Berupaya Mengganggu Kepemimpinan Saya

Freddy Gebze: Ada yang Berupaya Mengganggu Kepemimpinan Saya

Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze mengatakan, kini ada pihak-pihak di Merauke yang berupaya mengganggu kepemimpinannya.

Bupati yang akrab disapa Freddy itu mengatakan, belakangan ini ada sekelompok orang di Merauke berupaya menyudutkan kepemimpinnya, menyebarkan informasi hoax melalui media sosial, salah satunya, isu pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada bupati Merauke.

“Berita itu rekayasa, secara sepihak oleh orang-orang yang masuk dalam komplotan partai, pemerintah, tokoh masyarakat dan lembaga di Merauke,” katanya, Jumat (3/11).

Menurutnya, pihaknya telah mengkonfirmasi kebenaran isu itu kepada KPK, dan surat pemanggilan tersebut dinyatakan palsu.

“Ini telah mencederai lembaga, institusi negara sebagai penegak hukum. Akan diambil tindakan terhadap mereka yang melakukan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan serta melanggar Undang-Undang ITE,” ucapnya.

Katanya, ia telah menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada kuasa hukumnya dan aparat penegak hukum untuk ditindak lanjuti.

“Kami akan tetap melayani sesuai kemampuan dan mengikuti regulasi aturan yang ada. Tidak terpengaruh dengan hal yang akan merugikan banyak orang,” ujarnya.

Ia meminta masyarakatnya tetap mendukung pemerintahan yang sedang berjalan. Tidak terpengaruh hasutan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkannya dan mencari keuntungan.

“Masyarakat jangan menjadi alat kepentingan politik yang dilakukan orang-orang yang tidak bijak,” katanya.

Ia mengajak semua pihak, bersama membangun Kabupaten Merauke dengan cara elegan, dan menjadi teladan yang baik, bukan memprovokasi atau berupaya menyudutkan orang lain.

“Ini untuk menyikapi pemberitaan di media sosial yang menyudutkan kami secara pribadi. Kami merasa terganggu, secara umum dapat menggangu stabilitas daerah. Provokasi seperti ini akan mengorbankan rakyat,” ucapnya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement