Di Merauke, 17 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas

Di Merauke, 17 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas

Pemeriksaan Pasukan pada Pembukaan Gelar Operasi Zebra Matoa di Lapangan Upacara Polres Merauke, oleh AKBP. Bahara Marpaung, Rabu (1/11)

Metro Merauke – Sejak Januari hingga Oktober 2017, sebanyak 17 orang di Merauke, Papua meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Jumlah korban laka lantas tahun ini meningkat dibanding 2016.

Kasat Lantas Polres Merauke, AKP. Andyka Aer mengatakan, lima dari 17 korban yang meninggal dunia itu, akibat laka lantas pada Oktober 2017.

“Kalau korban meninggal dunia meningkat dari tahun sebelumnya, tapi untuk jumlah kasus laka lantas menurun tahun ini, ” katanya, Rabu (1/11).

Menurutnya, kasus laka lantas akibat pengaruh minuman beralkohol (minol) masih tinggi. Baik itu kecelakaan tunggal maupun tabrakan. “Faktor ini mengancam keselamatan diri dan sesama pengguna jalan, serta kerugian materi,” ujarnya.

Kapolres Merauke, AKBP. Bahara Marpaung dalam sambutannya saat gelar pasukan pada pembukaan Operasi Zebra Matoa 2017 mengatakan, jumlah laka lantas Januari-Oktober 2016 sebanyak 260 kasus, sedangkan Januari-Oktober 2017 menurun 40 persen menjadi 154 kasus.

“Untuk itu, berbagai langkah dan upaya akan terus dilakukan anggota Polres Merauke, melalui Satuan Lantas menekan peningkatan kecelakaan,” kata AKBP. Bahara Marpaung.

Selain itu menurutnya, perlu menyadarkan masyarakat untuk lebih mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas semakin meningkat. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement