Pospol Kelapa Lima Tak Berfungsi, Ini Kata Kapolres Merauke

Pospol Kelapa Lima Tak Berfungsi, Ini Kata Kapolres Merauke

Kapolres Merauke, AKBP. Bahara Marpaung

Metro Merauke – Kapolres Merauke, Papua AKBP. Bahara Marpaung membenarkan pos polisi (pospol) di Kelurahan Kelapa Lima, Distrik Merauke kini tidak lagi difungsikan sejak akhir 2016 hingga kini.

Menurutnya, penarikan anggota polisi dari pospol itu, karena ada warga melakukan pemalangan, lantaran sewa tanah lokasi pos tidak lagi dibayarkan.

“Dibangunnya pospol sementara di Kelapa Lima semata-mata untuk menekan gangguan kamtibmas yang kerap terjadi. Saat itu ada kesepakatan pemilik tanah dengan pemda,” katanya, Rabu (1/11).

Menurutnya, kesepakatan kedua pihak ketika itu, sistem sewa senilai Rp 15 juta setiap tahun. Inilah sebabnya, sehingga ditempatkan anggota polisi di pos yang sifatnya hanya sementara ketika itu.

“Namun akhir 2016, pembayaran terhenti dari pemda ke pemilik tanah, sehingga mereka memalang pos, polisi tidak bisa masuk. Harus membayar dulu, bahkan anggota kami diusir,” ujarnya.

Katanya, karena Polres Merauke tidak memiliki anggaran untuk memenuhi permintaan sewa tanah lokasi pospol sementara di Kelapa Lima, sehingga pihaknya menarik anggota polisi yang ditempatkan di sana.

“Jujur, kami tidak ada anggaran untuk itu. Kami koordinasikan ke pemda, belum ada anggaran untuk kembali menyewa tanah itu,” katanya.

Belakangan ini lanjutnya, ada permintaan warga sekitar yang ingin pos polisi di Kelapa Lima kembali diaktifkan, untuk meminimalisir aksi kriminal.

“Tapi harus ada kesepakatan dengan pemilik tanah dulu. Apakah boleh digunakan untuk ditempati petugas. Surat pernyataan itu kami tunggu tapi belum juga ada balasan,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement