Sumber Air Bersih Masyarakat Merauke Kembali Dipalang

Sumber Air Bersih Masyarakat Merauke Kembali Dipalang

Ilustrasi pertemuan Bupati Merauke, Papua Frederikus Gebze dengan Masyarakat di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota beberapa waktu lalu

Metro Merauke – Sumber air bersih masyarakat Kabupaten Merauke, Papua di Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, kembali dipalang pihak yang mengklaim sebagai pemilik ulayat area itu.

Pemalangan sejak dua hari lalu itu, menyebabkan masyarakat Merauke kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Direktur PT Wedu, perusahaan pengelolah air bersih di Merauke, Katrina Rapar kepada Metro Merauke, Minggu (29/10), membenarkan pemalangan Rawa Biru. Namun pihaknya belum mengetahui pasti alasan pemalangan kali ini.

“Sejak dua hari lalu, sekira pukul 17.00 WIT, Rawa Biru kembali dipalang, Patrice sebagai pemilik ulayat. Padahal palang itu baru dibuka, 9 Oktober 2017,” ucapnya.

Menurutnya, pemalangan Rawa Biru bukan yang pertamakali. Sebelumya aksi serupa pernah terjadi, dan pada 9 Oktober 2017, dilakukan ritual adat untuk membuka sasi (palang) di stasiun pompa air Rawa Biru, yang dipasang pemilik ulayat selama beberapa hari.

Pembukaan palang ketika itu dilakukan Bupati Merauke, Frederikus Gebze dan unsur muspida lainnya. Setelah palang dibuka kala itu, warga kembali mendapat pasokan air bersih.

Kata dia, pihaknya telah mengadu kepada bupati dan wakil bupati Merauke untuk secepatnya mencari langkah penyelesaian, pascakembali dipalangnya sumber air bersih di Rawa Biru, namun belum ada pembahasan.

“Apalagi belakangan ini Merauke kedatangan tamu sejumlah menteri dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya.(Nuryani/Arjuna)

Advertisement