Meski Menang Jumlah, Polisi Kalah Penguasaan Medan dalam Pengejaran Kelompok Bersenjata di Papua

Meski Menang Jumlah, Polisi Kalah Penguasaan Medan dalam Pengejaran Kelompok Bersenjata di Papua

Polisi kejar kelompok kriminal bersenjata di Papua | Foto: Okezone

Metro Merauke – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustafa Kamal menyampaikan, saat ini polisi terus melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata di Tembagapura, Mimika, Papua.

Meski menang jumlah, polisi, dikatakan Ahmad Mustafa kalah dalam penguasaan medan. Ia memaparkan, kepolisian mengerahkan jumlah personel setingkat kompi atau sekitar 30 personel. Jumlah tersebut dua kali lebih banyak ketimbang personel kelompok bersenjata yang diperkirkan berjumlah 15 orang.

“Anggota kita yang melakukan pengejaran 1 SST atau 30 orang. Kan mereka (KKB) hanya 15 orang, jadi tidak mungkin kita mengerahkan semua,” kata Ahmad Mustafa, Rabu (25/10).

“Mereka menguasai medan, jadi untuk ke beberapa titik itu sangat sulit medannya, sehingga rute yang saat ini ada adalah satu-satunya,” terang Kamal.

Lebih lanjut, Ahmad Mustafa menjelaskan, personel kepolisian yang diterjunkan untuk mengejar kelompok bersenjata merupakan personel gabungan yang terdiri dari Satgas Amole, Brimob dan anggota polres.

Saat ini, dikatakan Ahmad Mustafa, personel gabungan tengah mempertajam strategi pengejaran kelompok kriminal bersejata yang terkait dengan berbagai insiden teror di areal operasi PT Freeport di Tembagapura, termasuk penembakan yang menewaskan seorang anggota Brimob dan aksi pemberondongan yang dilakukan terhadap mobil karyawan dan ambulans milik PT Freeport baru-baru ini. (Edy Siswanto)

Sumber: Okezone

Advertisement