Zikir di Papua Barat Satukan Ulama, Umara dan Umat

Zikir di Papua Barat Satukan Ulama, Umara dan Umat

Wagub Papua Barat Mohammad Lakatoni memberikan sambutan pada acara zikir dan tausiyah yang digelar MUI Papua Barat di Manokwari, Ahad (8/10) | Foto: Dok Azzikra

Metro Merauke – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prtovinsi Papua Barat bekerja sama dengan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat H Mohammad Lakatoni SH, MSi menggelar tausiyah dan zikir di Manokwari, Ahad (8/10). Acara tersebut dipimpin oleh Ustaz Muslih Aziz SAg dari Majelis Az-Zikra Bogor.

Pada kesempatan tersebut Wagub Papua Barat Mohammad Lakatoni sekaligus meluncurkan wadah taklim dan zikir dengan nama Majelis Dzikir MUI Papua Barat-MOLA. Diharapkan, Majelis Dzikir MUI Papua Barat-MOLA ini dapat menggelar kegiatan tausiyah dan zikir rutin setiap bulan.

“Insya Allah kebersamaan yang dirindukan umat antara ulama, umara dan umat terjawab dengan acara ini. Inilah majelis silaturrahim, majelis ukhuwah, majelis yang membiakkan syiar kebaikan dan keumatan bagi tanah Papua. Sekaligus sebagai bukti umat Islam di Papua Barat sangat mendukung semua program pembangunan yang diemban para pejabat di lingkungan Provinsi Papua Barat,” kata Mohammad Lakatoni yang merupakan Muslim asli Papua dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (8/10).

Ia menambahkan, acara ini juga ingin menyampaikan pesan bahwa Islam di Papua Barat adalah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, Islam yang damai, sejuk dan mencerahkan sekalian alam.

Inisiator acara, Ketua MUI Provinsi Papua Barat, Ustaz Ahmad Nausrau SPdI, MM berpesan bahwa kerja dakwah adalah kerja bersama, bukan kerja satu ormas keislaman saja. “Bahkan semua umat Islam termasuk para pejabat Muslim yang duduk di pemerintahan juga punya kewajiban yang sama. Mengajak kepada kebaikan, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kemunkaran,” kata Ahmad Nausrau.

Acara yang diadakan di rumah dinas Wakil Gubernur itu diakhiri dengan zikir dan doa dipimpin Ustaz Muslih Aziz. “Kita berharap, semoga Papua Barat lebih maju, berkembang, relijius, damai dan bahagia warganya,” tutur Ustaz Muslih Aziz. (***/Irwan Kelana)

Sumber: Republika

Advertisement