Klarifikasi LHKPN Gubernur Papua Berujung Ricuh

Klarifikasi LHKPN Gubernur Papua Berujung Ricuh

Gubernur Papua Lukas Enembe saat menyambangi gedung KPK | Foto: MTVN/ Achmad Zulfikar Fazli

Metro Merauke – Proses klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Gubernur Papua, Lukas Enembe ke Komisi Pemberantasan Korupsi berakhir ricuh. Hal ini dipicu dorongan dan sikutan yang dilakukan pengawal Enembe kepada salah seorang wartawati.

Kejadian ini berawal saat Enembe keluar dari Gedung KPK, sekira pukul 18.20 WIB dan ditanyai perihal kehadirannya. Tapi, Enembe yang dijaga ketat oleh pengawalnya tak mau banyak komentar.

“Tidak ada apa-apa, hanya LHKPN,” kata Enembe di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu 4 Oktober 2017.

Awak media terus mengikuti dan berusaha melontarkan pertanyaan ke Enembe. Namun, pengawal Enembe terus menghalangi hingga seorang wartawati dari media online tersikut hingga jatuh.

Para awak media pun protes lantaran dihalangi dalam proses peliputan. Namun, pengawal tersebut membantah telah menghalangi proses peliputan.

Saat awak media akan menunjukan buktinya, pengawal itu justru mengaku sebagai wartawan. Saat diminta menunjukan identitas persnya, pria itu terus mengelak.

“Siapa yang menghalangi? Saya juga pers,” kata pengawal Lukas.

Pria itu kemudian langsung lari keluar Gedung KPK karena merasa bersalah. Hal ini pun membuat para awak media kesal. Sebab, ia lari tanpa meminta maaf kepada wartawati yang telah dibuat jatuh.

Sempat terjadi adu argumen antara awak media dan pria itu. Kericuhan ini mereda setelah pria tersebut dan pengawal Lukas lainnya meminta maaf kepada wartawati yang sempat disikut dan terjatuh.

“Saya meminta maaf atas kejadian tadi,” ujar dia. (Des)

Sumber: Metro Tv News

Advertisement