Wabup Merauke Minta Pemalangan Sumber Air Dibuka

Wabup Merauke Minta Pemalangan Sumber Air Dibuka

Wakil Bupati Merauke, Papua, Sularso

Metro Merauke – Wakil Bupati (Wabup) Merauke, Papua, Sularso meminta masyarakat pemilik ulayat yang memalang Rawa Biru, sumber air bersih di Merauke membuka palang, karena aksi yang telah berlangsung sepekan itu, menyebabkan masyarakat Merauke krisis air bersih.

Ia mengatakan, pihaknya telah mendengar aksi pemalangan sumber air minum di Distrik Sota tersebut. Pada prinsipnya, pemerintah selalu siap melakukan dialog, dan mencari solusi penyelesaian setiap masalah, termasuk permintaan pemilik pembayaran hak ulayat Rawa Biru.

“Saya minta pemalangan dibuka, ini demi hajat hidup orang banyak. Pembahasan bersama akan dilakukan untuk mencari jalan keluarnya,” ujar Sularso kepada Metro Merauke, Rabu (4/10).

Pihaknya telah meminta Direktur PT Wedu menemui masyarakat pemilik ulayat untuk mengetahui pasti masalahnya. Mengenai pembayaran ganti rugi, pemerintah tetap merespon baik, namun perlu dikomunikasikan bersama terlebih dahulu.

Kapolres Merauke,  AKBP Bahara Marpaung berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah cepat menangani masalah hak ulayat.

“Rencananya, Kamis (5/10), pemerintah bersama instansi terkait, dan kepolisian akan turun ke Rawa Biru, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Memang permasalahan hak ulayat dibutuhkan koordinasi, dan kerjasama semua pihak,” ujarnya.

Katanya, pemilik ulayat Rawa Biru meminta kompensasi penggunaan tanah ulayat tersebut senilai Rp7 triliun. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement