DPRD Dorong Pemkab Merauke Bentuk BUMD

DPRD Dorong Pemkab Merauke Bentuk BUMD

Ikan hasil tangkapan nelayan di Pulau Kimaam yang dibuang begitu saja

Metro Merauke – DPRD Kabupaten Merauke, Papua mendorong pemerintah kabupaten membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk menampung ikan tangkapan nelayan lokal, terutama di kampung-kampung di Distrik Kimaam.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Merauke, Jorgen Betaubun dalam pendangan umum fraksinya, Senin (25/9) malam mengatakan, adanya moratorium yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pujiastuti, mengakibatkan beberapa perusahan perikanan di Merauke ditutup.

Menurutnya, ditutupnya perusahan ikan itu, membawa dampak positif dan negatif. Dampak positifnya, ikan semakin melimpah di perairan Merauke, terutama di Pulau Kimaam, dan dampak negatifnya, tak ada yang membeli hasil tangkapan ikan nelayan lokal.

“Akibatnya, setiap hari, masyarakat membuang ikan berton-ton ke laut dan hanya mengambil gelembungnya,” katanya.

Pihaknya berharap, Pemkab Merauke dapat bekerjasama dengan investor membeli hasil tangkapan masyarakat, atau mendirikan BUMD, sehingga dapat membeli ikan tangkapan nelayan, sekaligus mendukung visi dan misi bupati-wakil bupati Merauke.  (LKF/Arjuna)

Advertisement