Denpom Kodam: Terlibat Narkoba, Prajurit Pasti Dipecat

Denpom Kodam: Terlibat Narkoba, Prajurit Pasti Dipecat

Prajurit TNI dan Persit Kartika Candra Kirana tengah mengikuti sosialisasi bahaya narkoba dan tertib berlalulintas dalam rangka HUT TNI ke-72

Metro Merauke – Denpomdam XVII/Cenderawasih, Kol. CPM Rory Ahmad Sembiring menyatakan, jika ada prajurit TNI yang terlibat narkoba, ia akan mendapat saksi dari kesatuan berupa pemecatan.

Ia mengatakan,dalam kesatuan TNI, perang terhadap narkoba menjadi agenda prioritas dan mendesak. Pemberantasan dan pembersihan narkoba dalam satuan TNI harus dilakukan.

“Ini sudah tidak bisa ditolelir lagi. Jika ada yang terbukti terlibat narkoba, anggota bersangkutan akan diberikan hukuman maksimal, berupa sanksi administrasi dan pasti dipecat dari dinas kemiliteran,” kata Kol.CPM Rory Ahmad Sembiring kepada sejumlah wartawan di Merauke, Jumat (22/9).

Manurutnya, pada 2016 di wilayah Pom XVII/Cenderawasih terdapat Sembilan kasus narkoba yang melibatkan prajurit TNI, dan tahun ini tercatat saru kasus yang ditangani. “Semuannya dijatuhi sanksi dipecat, tidak ada toleransi lagi untuk kasus yang satu ini,” ujarnya.

Terkait hal itu, pihaknya mengadakan sosialisasi bahaya narkoba dan tertib berlalulintas. Kegiatan ini yang digelar di Aula Kodim 1707/Merauke, Jumat (22/9) itu, diikuti prajurit TNI beserta Persit Kartika Candra Kirana.

Selain untuk menyemarakan HUT TNI ke-72, kegiatan ini untuk membekali jajarannya dengan informasi yang cukup akan bahaya narkoba, serta tertib berlalulintas, termasuk pemeriksaan urin yang dilakukan secara acak.

“Kami harapkan informasi yang didapat bisa disampaikan lagi dalam keluarga maupun kepada masyarakat.”

Sosialisasi itu dianggap penting, karena narkoba kini sudah menjadi ancaman nyata terhadap bangsa. Narkoba telah menyerang anak-anak dan generasi muda, bahkan telah merasuk kepada kehidupan prajurit TNI dan seluruh elemen Bangsa Indonesia. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement