Silpa Dandes di Tanah Miring Hingga Rp1 Miliar

Silpa Dandes di Tanah Miring Hingga Rp1 Miliar

Masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Tanah Miring

Metro Merauke- Kepala Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua, Risky Firmansyah menyatakan, secara umum 14 kampung di wilayah pemerintahannya mengelola dana desa (dandes) hingga Rp3 miliar tahun ini.

Nominalnya terbilang besar lantaran termasuk dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya, yang berkisar Rp400 juta hingga Rp1 miliar.

Ia mengatakan, nominal dana desa yang nilainya terbilang besar itu, harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk berbagai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, khusus dana desa tahun ini, baru dua kampung merealisasikan tahap pertama. Belasan kampung lain belum, lantaran masih menggunakan dana SiLPA tahun sebelumnya, sekaligus membuat laporan pertanggungjawaban, supaya pencairan dana tahap pertama tahun ini segera direalisasikan.

“Dalam setiap kesempatan, saya selalu mengingatkan para kepala kampung memanfaatkan dana desa dengan sebaik mungkin, sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari,” katanya kepada wartawan, Kamis (14/9).

Pemanfaatan dana desa lanjut dia, sesuai usulan dan kesepakatan masyarakat di kampung, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan lainnya.

“Memang yang paling menyedot anggaran adalah infrastruktur seperti pengerjaan jalan lingkungan, maupun penyelesaian tembok rumah ibadah,” ujarnya.

“Saya juga meminta kegiatan ekonomi kerakyatan digenjot. Dimana, aparatur kampung mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit ternak, dan diberikan kepada masyarakat agar dikembangkan,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement