Merauke Harus Menjadi Percontohan Pengembangan Ternak Sapi

Merauke Harus Menjadi Percontohan Pengembangan Ternak Sapi

Sapi-sapi milik masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke

Metro Merauke – Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan Kesehatan Hewan Kementan RI, Fini Murfiani mengatakan, Kabupaten Merauke, Papua harus menjadi daerah percontohan dalam pengembangan ternak sapi.

Ia mengatakan, ini karena setiap tahun populasi sapi di wilayah timur Indonesia ini, terus mengalami peningkatan. “Kenapa saya katakan Merauke harus jadi pilot project, karena melihat sapi-sapi yang sangat sehat dan gemuk,” katanya kepada wartawan di Merauke, Kamis (14/9).

Menurutnya, salah satu strategi menambah populasi ternak sapi adalah inseminasi buatan (IB) harus dilakukan secara terus menerus, di daerah yang menjadi sentra ternak, supaya populasi ternak sapi bertambah setiap tahun secara terukur.

“Saya kira itu adalah langkah paling tepat dan perlu koordinasi, dan kerjasama instansi terkait bersama petugas di lapangan, serta masyarakat yang memiliki ternak,” ujarnya.

Jika ternak sapi masyarakat semakin bertambah lanjut dia, tak menutup kemungkinan akan dilakukan ekspor daging sapi ke negara tetangga, Papua Nugini (PNG). (LKF/Arjuna)

Advertisement