Merauke Ditargetkan Hasilkan 6000 Ekor Siwab

Merauke Ditargetkan Hasilkan 6000 Ekor Siwab

Pelaksanaan Operasi tekad sukses upaya khusus sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab) 2017 di Kampung Waninggap Miraf, Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke

Metro Merauke – Kementerian Pertanian (Kementan) sedang mengintensifkan program upaya khusus (upsus) sapi indukan wajib bunting (siwab) di Kabupaten Merauke, Papua. Ditargetkan, Merauke dapat menghasilkan 6000 ekor sapi pada program siwab tahun ini.

Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Fini Murfiani mengatakan, program upsus siwab di Merauke dalam rangka mengoptimalkan populasi dan produksi ternak ruminansia.

Upsus siwab, juga sebagai salah satu upaya terstruktur yang dilaksanakan  Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Merauke memiliki potensi besarnya peternakan sapi, sehingga Ia optimis, kabupaten di selatan Papua itu dapat menjadi daerah percontohan dalam peningkatan populasi sapi.

“Dengan upsus siwab yang optimal semakin menunjang Merauke swasembada daging. Bahkan mampu mengekspor hasilnya ke negara lain,” katanya kepada wartawan di Kampung Waninggap Miraf, Distrik Tanah Miring, Kamis (14/9).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bambang Dwiatmoko mengatakan, upsus siwab, 2017 dilaksanakan melalui strategi optimalisasi pelaksanaan inseminasi buatan.

Di Kabupaten Merauke sendiri tahun ini. ditargetkan sebanyak 6000 ekor yang difokuskan pada 11 distrik dengan populasi ternak terbanyak di Distrik Semangga, Tanah Miring, Jagebob, Kurik, Malind, Merauke, Muting, Elikobel, Ulilin, Sota dan Naukenjerai.

“Target ternak yang harus IB 6000 ekor. Sudah tercapai 717 ekor atau 11,95 persen. Upsus siwab di Merauke mulai dilakukan, 22 April. Sedangkan, 2016 pelaksanaan IB untuk 400 ekor, ternak yang bunting hasil IB 219 ekor dan lahir hasil IB 187 ekor,” kata Bambang. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement