Enam Pemandu Karaoke Berseragam Sekolah Ditahan

Enam Pemandu Karaoke Berseragam Sekolah Ditahan

Ilustrasi Police line | Foto: Wikipedia

Metro Merauke – Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Papua Barat menahan enam wanita pemandu karaoke yang memakai seragam sekolah di Manokwari. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat AKBP Hary Supriyono di Manokwari, Rabu (13/9). mengatakan polisi sudah memeriksa sembilan saksi termasuk enam wanita pemandu tersebut.

Dia menjelaskan, enam wanita tersebut ditangkap saat melayani tamu, Selasa (12/9). Mereka berseragam baju SD, SMP, dan SMA.

Polisi, lanjutnya, masih menyidiki kasus ini untuk mendalami pihak yang terlibat. “Hari Kamis kita akan gelar perkara, untuk mengetahui siapa saja yang terlibat, termasuk pasal yang kita terapkan,” katanya.

Ia mengutarakan penyidik sudah memanggil direktur tempat hiburan, asosiasi pengusaha karaoke. Sejauh ini sudah sembilan saksi dimintai keterangan, termasuk enam wanita tersebut. Polisi belum bisa menyimpulkan apakah dalam kasus ini ada unsur pidana yang dilanggar pelaku. Untuk sementara polisi masih mengacu pada Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 tentang perdagangan manusia.

“Enam wanita ini bukan lagi dibawah umur, mereka juga bukan pelajar. Semua memang bekerja di tempat hiburan tersebut,” katanya lagi. Dia menambahkan, enam wanita pemandu yang diamankan berinisial RS, VT, YS,Yl, ET, dan RM. Diduga perbuatan mereka melecehkan dunia pendidikan. (***/Indira Rezkisari)

Sumber: Republika/Antara

Advertisement