Deputi Kemenpora Khawatir Kegiatan Keagamaan Pemuda Menurun

Deputi Kemenpora Khawatir Kegiatan Keagamaan Pemuda Menurun

Asisten Deputi Peningkatan Iptek dan Imtak Pemuda pada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Esa Sukmawijaya

Metro Merauke – Asisten Deputi Peningkatan Iptek dan Imtak Pemuda pada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Esa Sukmawijaya khawatir dengan semakin  menurunnya kegiatan keagamaan pemuda di Indonesia.

Ia mengatakan, cenderung menurunnya kegiatan keagamaan berdasarkan Sensusnas sepanjang, 2009-2015, perlu segera diatasi dengan optimal demi kelangsungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak dan berbudi pekerti.

“Kami tidak bermaksud menakut-nakuti. Kini memang aktivitas pemuda untuk kegiatan keagamaan cenderung menurun, dan masalah ini perlu gerakan bersama,”  kata Esa kepada wartawan, Kamis (14/9).

Katanya, dari data Sensusnas, 2009 diketahui kegiatan keagamaan mencapai 67,18, dan pada 2012 menurun menjadi 55,13, 2015 terus menurun hingga 51,72 persen. “Lalu bagaimana nasib pemuda di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Penyebab menurunnya aktivitas pemuda dalam kegiatan keagamaan diduga disebabkan berbagai faktor, baik secara internal maupun eksternal.

Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga, tahun ini yakni akan dicanangkan gerakan membaca kitab suci untuk masing-masing agama. Dengan menggiatkan gerakan membaca kitab suci setiap hari, diyakini dapat memberi dampak positif terhadap semua generasi.

“Aktivitas membaca kitab suci setiap agama harus digalakkan, karena mempunyai banyak manfaat dalam jangka waktu yang panjang. Semua komponen perlu mendukung hal ini, yang dimulai dari lingkungan keluarga,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement