PSE Keuskupan Agung Merauke Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik Cair

PSE Keuskupan Agung Merauke Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik Cair

Bruder Johny Kilok sedang memberikan pelatihan kepada peserta di kebun PSE Keuskupan Agung Merauke

Metro Merauke – PSE Keuskupan Angung Merauke, Papua mengajarkan cara pembuatan pupuk organik cair kepada kurang lebih 50 orang, Rabu (6/9).

Pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang diikuti masyarakat, pelajar, mahasiswa, pastor dan suster itu dilanjutkan dengan praktek di kebun milik PSE keuskupan.

Ketua PSE Keuskupan Agung Merauke, Bruder Johny Kilok kepada Metro Merauke mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program PSE. “Kami ingin berbagi pengalaman tentang pembuatan pupuik organik cair dengan bahan yang sangat mudah didapatkan,” katanya.

Bhan yang digunakan butuhkan untuk membuat pupuk organik cair kata Bruder Kilok, diantaranya mangga busuk, air kelapa, M4, gula merah, gula pasir dan air dengan perbandingan satu berbanding satu.

“Selain teori diberikan, saya langsung mempraktekan kepada peserta. Ini dengan tujuan agar mereka memahami baik proses pembuatan pupuk organik cair,” ujarnya.

Katanya, dalam diskusi peserta meminta supaya pelatihan maupun praktek diagendakan digelar secara rutin, untuk lebih dipahami dengan baik. Selain itu, peserta juga meminta dibuatkan brosur.

“Saya akan mengatur jadwal untuk turun ke beberapa tempat, termasuk di paroki-paroki memberikan pelatihan cara pembuatan pupuk organik cair. Tidak terlalu sulit, karena bahan yang digunakan selalu ada,” ucapnya.

Bruder Kilok mengaku, sudah beberapa tahun menggunakan pupuk organik cair, ketika mendampingi mama-mama Papua membuka lahan untuk ditanami sayuran, padi, jagung, dan bunga.

Bahkan lanjut dia, areal milik keuskupan seluas satu hektar, dimanfaatkan menanam sayuran dengan menggunakan pupuk organik cair, dan hasilnya sangat meggembirakan.

“Setiap hari orang datang di kebun kami membeli beberapa jenis sayur yang ditanam,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement