Diserang, AC dan RM Meninggal Dunia

Diserang, AC dan RM Meninggal Dunia

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung

Metro Merauke – Kasubbag Humas Polres Merauke AKP Soeryadi, mewakili kapolres setempat, AKBP Bahara Marpaung menyatakan, telah terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korbannya, AC dan RM meninggal dunia. Korban mengalami sejumlah luka usai diserang sekelompok orang.

Ia mengatakan, kejadian itu berawal, Jumat (1/9), sekira jam 00.00 WIT di Kampung Mangga Dua Kimaam, Jalan Polder I Merauke.

Menurutnya, penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang sudah dipengaruhi miras terhadap kedua korban ketika hendak pulang dan melintas di Jalan Polder I Kabupaten Merauke.

“Pelaku dan kawan-kawan dengan membawa alat tajam berupa busur, batu bata, panah, balok dan parang, menyerang korban II yang juga pada saat bersamaan hendak pulang ke kediamannya di Jalan Transito,” kata Soeryadi, Sabtu (2/9).

Ketika itu, korban II yang ketika itu berada sekitar 10 meter di belakang korban I, korban I melihat korban II sudah dianiaya oleh sekelompok masyarakat.

Tidak lama kemudian, korban II mengalami hantaman benda tumpul pada bagian kepala dan terjatuh dan tergeletak di pinggir jalan.

Korban II jatuh dan tergeletak, kemudian pelaku dan kawan-kawannya menganiaya korban I dengan menggunakan batu bata, sehingga korban I jatuh dan korban I berlari mencari pertolongan.

“Melihat kejadian tersebut, masyarakat sekitar langsung meminta pertolongan kepada pihak Pomal AL agar membawa kedua korban ke RSUD Merauke untuk mendapat pertolongan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Pada jam 00.30 WIT, piket SPKT didampingi piket Polsek Merauke Kota tiba di TKP dan mengamankan barang bukti berupa parang milik sekelompok masyarakat dari kubu korban yang hendak melakukan penyerangan balik.

Hingga kini, pelaku dan rekannya masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement