MUI Sumut Belajar Kerukunan Umat Beragama di Merauke

MUI Sumut Belajar Kerukunan Umat Beragama di Merauke

Ketua MUI Sumatera Utara, H Buya Arsen Nasution (celana krem) diapit muspida dan para tokoh agama di Merauke pada malam takbir keliling Idul Adha

Metro Merauke – Ketua MUI Sumatera Utara (Sumut), H. Buya Arsen Nasution mengapresiasi harmonisnya kerukunan umat beragama di Kabupaten Merauke, Papua selama ini.

Misalnya pada malam takbir Idul Adha 1438 H, diikuti seluruh tokoh agama, pemerintah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan masyarakat setempat, mewujudkan Merauke yang damai.

Hal ini membuatnya tertarik melihat dari dekat apa yang dilakukan pemerintah daerah dan komponen terkait, hingga tidak ada gesekan antarumat beragama di wilayah itu.

“Saya sudah melihat sendiri, Merauke sangat harmonis dan kondisi seperti ini patut dicontoh saudara kita lainnya, termasuk kami di Sumatera Utara,” kata Nasution kepada wartawan disela-sela pelepasan pawai takbir keliling yang gelar kemarin.

Menurutnya, di Merauke kebhinekaan dan keberagaman kultur, dan kerukunan antar umat terlihat begitu kental.

Ia mengakui, terjaganya kerukunan umat beragama di Merauke erat kaitannya dengan kebijakan pemerintah daerah, lewat sinergitas antarumat dalam menjaga stalibitas keamanan di daerah itu.

Sementara itu Bupati Merauke, Frederikus Gebze yang didampingi wakilnya, Sularso saat itu mengatakan, banyak hal telah dilakukan untuk semakin merekatkan hubungan dan toleransi antarumat, salah satunya pelaksanaan takbir keliling menjelang hari raya umat Islam dengan melibatkan semua komponen agama.

Tujuannya, membangun rasa kebersamaan dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama di Kabupaten Merauke.

Ketua MUI Sumatera Utara yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Buya Arsen Nasution secara khusus didaulat menjadi khotib di Masjid Raya Al-Aqsa Merauke pada hari raya Idul Adha tahun ini. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement