Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Mahasiswa Papua Naik ke Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Mahasiswa Papua Naik ke Penyidikan

Gedung Bareskrim | Dewi Irmasari/detikcom

Metro Merauke – Status kasus dugaan korupsi anggaran beasiswa untuk mahasiswa Papua ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Namun polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara ini.

“Sekarang sidik, yang dulu lidik,” kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Indarto kepada detikcom melalui pesan singkat, Kamis (31/8).

“(Tersangkanya?) Belumlah, belum,” imbuh Indarto.

Dimintai konfirmasi terpisah, Wadirtipikor Bareskrim Polri Kombes Erwanto Kurniadi menjelaskan penyidikan dilakukan sejak sepekan yang lalu. Sebanyak 15 saksi telah diperiksa.

“(Naik penyidikan) sekitar minggu kemarin. (Saksi yang sudah diperiksa) untuk yang diklarifikasi belasan orang,” jelas Erwanto.

Kasus ini mulai diselidiki Dittipikor Bareskrim Polri pada 16 Agustus lalu, sejak terbitnya surat perintah penyelidikan dengan nomor Sprin.Lidik/73/VII/2017/Tipidkor.

Seharusnya hari ini Gubernur Papua Lukas Enembe diperiksa sebagai saksi di Dittipikor Bareskrim Polri, gedung Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Namun, melalui penasihat hukum, Lukas mengkonfirmasi ketidakhadiran dirinya. (aud/rvk)

Sumber: Detik

Advertisement