Permintaan Air Bersih di Merauke Meningkat Ketika Musim Kemarau

Permintaan Air Bersih di Merauke Meningkat Ketika Musim Kemarau

Direktur PT. Wedu Merauke, Papua, Katarina Rapar

Metro Merauke – Direktur PT. Wedu Merauke, Papua, Katarina Rapar mengatakan, ketika musim kemarau permintaan air bersih kepada pihaknya meningkat. Dalam sehari, permintaan air bersih mencapai 200 tangki.

Ia mengatakan, lantaran permintaan meningkat, pihaknya kewalahan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sebab harus diantar hingga keluar Kota Merauke.

“Armada tangki yang tersedia sebanyak lima unit. Untuk itu, pelayanan dilakukan secara bergilir dan mengalami pergeseran waktu pengantaran. Semua diupayakan untuk tetap mengoptimalkan pelayanan atas permintaan masyarakat,” ujarnya, Kamis (31/8).

Kendala lainnya, terjadi kebocoran pipa penyaluran dari sumber air dan gangguan pada mesin pompa. Untuk meningkatkan pelayanan, PT. Wedu sedang memproses pemutusan kerajasama dengan pihak dari Belanda agar perusahaan air minum itu mendapatkan perhatian Pemerintah Indonesia.

“Sementara kami dalam proses pemeriksaan BPKP, selanjutnya kami akan kembali ke PDAM, supaya memudahkan kami mendapat perhatian dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.

Katanya, jika PT. Wedu masih bekerja sama dengan pihak Belanda, perusahaan itu tidak punya hak untuk dapat bantuan pemerintah, karena manajeman dikelola oleh pihak lain.

“Ketika kembali ke pemda, banyak program-program air bersih dari pemerintah pusat yang akan diberikan ke kami melalui pemerintah daerah,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement