LMA Harus Punya Data Pemanfaatan Dana Desa

LMA Harus Punya Data Pemanfaatan Dana Desa

Anggota LMA dari empat Kabupaten di Selatan Papua Saat Mengikuti Kegiatan di Merauke

Metro Merauke – Koordinator Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Wilayah Selatan Papua, Ignasius Ndiken mengatakan, LMA harus memiliki data terkait pemanfaatan dana desa.

Ia mengatakan, ini sebagaimana diamanatkan Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya, dimana LMA diminta ikut mengawasi pemanfaatan dana desa di kampung.

“Untuk itu, kami dari LMA harus mempunyai data terhadap pemakaian dana-dana yang dikucurkan pemerintah,” kata Ignasius, Rabu (30/8).

Menurutnya, data yang dimiliki LMA kampung harus akurat dan terperinci, baik besaran dana, nilai atau harga barang yang dibelanjakan dan biaya lainnya.  Nantinya akan dilaporkan ke LMA distrik untuk dilakukan pengecekan fakta di lapangan, kemudian laporan dilanjutkan ke LMA kabupaten dan provinsi untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

“Kalau sampai ditemukan ada penyalahgunaan, pihak LMA akan melangkah kehukum positif,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak aparat kampung yang tidak mengerti petunjuk teknis pemanfaatan dana desa. Selain itu, tidak ada kerjasama yang baik sistem tiga tungku yakni pemerintah, agama dan adat di Kabupaten Merauke.

“Kalau ada kerjasama, koordinasi ketiga elemen ini, saya yakin permasalahan akan bisa diatasi.”

Tugas lain dari LMA lanjut dia, memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, terutama hak kepemilikan tanah yang menjadi sorotan di Papua. Sebagai Koordinator wilayah selatan Papua, Ndiken akan membantu para LMA di Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement