Bikin Melting: Ini Curhat Jusuf Kalla Soal Sosok Istri Lewat Sajak Romantis

Bikin Melting: Ini Curhat Jusuf Kalla Soal Sosok Istri Lewat Sajak Romantis

Foto: copyright: berbagai sumber

Metro Merauke – Selama ini kisah cinta Habibie-Ainun lah yang pasti sudah kamu kenal. Yup, ini karena kisah tersebut sudah diangkat lewat sebuah film. Nah, kini wakil presiden RI yakni Jusuf Kalla ini juga sangat menarik untuk disimak. Seperti yang dilansir oleh KapanLagi.com (29/8), kisah cinta beliau ternyata juga mengalami pasang surut dalam proses pendekatan pada sang Istri, Mufidah.

Pada hari Minggu, 27 Agustus lalu, Jusuf Kalla pun membagikan kisah cintanya tersebut lewat sajak di peringatan hari pernikahannya yang ke-50. Dalam acara tersebut, sang Wakil Presiden mendeklamasikan sajak cukup panjang berjudul Setengah Abad Yang Indah.

“Hari Minggu yang sama, setengah abad yang lalu, kita duduk bersanding dengan penuh bahagia,” ucap Jusuf Kalla membuka deklamasi.

“Kita bersebelahan kelas, karena kau adik kelasku. Aku terpesona dengan kesederhanaanmu. Walaupun kau sempat takut, aku menyukaimu pada detik pertama aku melihatmu,” lanjutnya.

“Engkau seperti jinak-jinak merpati, sama dengan nama jalan di depan rumahmu. Antara mau dan tidak, sering membingungkan tidak jelas. Aku bersabar berjuang dengan waktu. Selama tujuh tahun kita hanya sekali nonton bioskop. Itu pun dengan teman-temanmu. Sehingga untuk bisa memegang tanganmu saja sulit,” lanjutnya lagi.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa perbedaan adat antara Bugis dan Minang membuat usaha pendekatannya makin sulit. Tak jarang beliau mendapatkan perlakuan yang cukup ketat dari mertuanya.

“Keras sekali perjuanganku tapi demi menatapmu akhirnya kau luluh juga. Ayahku akhirnya memahami perbedaan adat kita, selain Ibuku dan sahabatnya memberi nasihat. Mungkin juga setelah membaca buku Hamka Tenggelamnya Kapan Van Der Wijck. Semua itu karena untuk melihat senyummu,” lanjut Jusuf Kalla.

“Saat orangtuaku melamarmu untuk jadi istriku, aku melihat cakrawala tersenyum. Perjuangan cinta bertahun-tahun berbuah manis. Selama 50 tahun kau Chef terbaik yang kukenal. Dalam aura kesederhanaanmu tersimpan energi yang dahsyat.”

Penutup dari sajak yang dibacakannya super romantis dan dijamin bikin cewek mana saja melting, “Orang Bugis tak fasih berkata-kata indah. Kecintaannya ditunjukkan oleh perilaku. Karena itu aku minta maaf kepadamu, karena selama 50 tahun aku tak pernah beri bunga sambil berucap I Love You.”

Super romantis dan bikin iri banget kan Ladies? (vem/ivy)

Sumber: Vemale

 

Advertisement